Konsultan Pajak

Seorang konsultan pajak sudah semestinya memberikan penjelasan yang jelas dan gamblang kepada clientnya. Di antara yang perlu dijelaskan olehnya adalah pengertian pajak, hingga komponen-komponen dalam pajak seperti NPWP, SPT Masa, SPT Tahunan dan yang pasti adalah bagaimana sistim perpajakan di Indonesia.

NPWP, SPT Masa, dan SPT Tahunan

Masih ingatkah anda saat membuka rekening di bank ada kolom isian untuk mengisikan Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP? Memang di beberapa bank ada yang tidak mewajibkan calon nasabahnya mengisi kolom pengisian NPWP sehingga tidak memilikinya pun tidak dirasa sebagai suatu permasalahan. Namun sebagaimana warga negara Indonesia yang taat hukum maka sebagai konsultan pajak kami menyarankan untuk mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak, apalagi Anda sebagai seorang yang memiliki usaha baik melalui perseorangan maupun Badan hukumnya adalah Wajib. Semakin lama kebutuhan hidup kita makin beragam, dan persyaratan yang diperlukan saat ini sudah menysaratkan untuk memiliki NPWP.

 

Secara sekilas NPWP bisa tampak sebagai kewajiban seorang warga Negara untuk membayar pajak saja, namun bagi anda yang pernah ke konsultan pajak, pastinya akan diberikan pengarahan akan pentingnya NPWP bagi tiap warga Negara. Dengan kata lain, konsultan pajak akan memberikan penjelasan bahwa sesungguhnya memiliki NPWP adalah sebuah kebutuhan bagi wajib pajak (WP) itu sendiri. Misalnya, beberapa bank mewajibkan calon nasabahnya untuk mengisikan NPWP-nya saat hendak membuka rekening sehingga kita bisa kerepotan jika tidak memiliki NPWP dan yang pasti saat ini apabila Anda tidak memiliki NPWP akan dikenakan tarif pajak yang lebih tinggi seperti 20% atau bahkan 100% lebih tinggi.

 

Selain menjelaskan kebutuhan tersebut, konsultan pajak anda sudah semestinya memberi tahu ataupun mengingatkan bahwa wajib hukumnya memiliki NPWP jika ingin mengikuti berbagai tender yang diselenggarakan oleh pemerintah. Adapun syarat untuk memperoleh NPWP bisa dilihat pada website Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI yang bisa dilihat pada link berikut http://www.pajak.go.id/index.php?view=article&catid=98:hak-dan-kewajiban-wajib-pajak&id=916:kewajiban-wajib-pajak&option=com_content&Itemid=141.

 

Selain NPWP, penjelasan lain yang bisa didapatkan dari konsultan pajak adalah langkah selanjutnya setelah WP memperoleh NPWP, yakni menggunakan Surat Pembertahuan (SPT) untuk menghitung serta membayar (baik pajak, objek pajak, objek yang bukan merupakan objek pajak, dan atau harta dan kewajiban) sebagaimana diatur dalam perundang-undangan. Info lain yang harus diberikan oleh seorang konsultan pajak adalah jenis SPT itu sendiri, yang terdiri dari dua macam SPT yakni 1) SPT Masa, dan 2) SPT Tahunan.

 

Macam SPT baik dalam pengertian WP, konsultan pajak, maupun dalam pengertian pemerintah haruslah sama di mana SPT Masa adalah surat pemberitahuan yang dimaksudkan untuk suatu masa pajak sementara SPT Tahunan adalah surat pemberitahuan yang dimaksudkan untuk suatu Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak.

 

Adapun cara pengisian dan pelaporan SPT Masa maupun SPT Tahunan petunjuk langsungnya dapat ditanyakan pada konsultan pajak, namun yang pasti pengisian dan pelaporannya adalah dengan menggunakan bahasa Indonesia, dengan satuan mata uang Rupiah, yang kemudian dilaporkan atau diserahkan kepada Ditjen Pajak tempat WP terdaftar.

 

Untuk lebih jelasnya, format SPT dapat diunduh pada link berikut:

  1. Link SPT Tahunan Orang Pribadi

http://www.pajak.go.id/index.php?option=com_docman&Itemid=150

  1. Link SPT tahunan Badan

http://www.pajak.go.id/index.php?option=com_docman&Itemid=15

  1. Link SPT Masa PPh

http://www.pajak.go.id/index.php?option=com_docman&Itemid=152

  1. Link SPT Masa PPN

http://www.pajak.go.id/index.php?option=com_docman&Itemid=154

Jika ada yang kurang jelas, bisa ditanyakan ke konsultan pajak yang terdaftar via telepon 021 – 710 30 533 atau via email konsultan@alfaomegapajak.com

 

Alfaomega Consultant

Ruko Santa Monica Blok A10

Jl. Kelapa Cengkir Depan Sekolah Tarakanita

Gading Serpong – Tangerang

Indonesia 15311

 

This entry was posted in Artikel Pajak. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>